Panduan
Baru mulai raw food? Simak panduan lengkap di halaman ini untuk membantu langkah pertama anabul Anda
Kenapa Raw Food?🥩
Ada banyak alasan kenapa semakin banyak pet parents beralih ke makanan mentah alami. Anjing dan kucing adalah hewan karnivora yang sistem pencernaannya secara alami dirancang untuk mencerna protein dan lemak dari daging segar—bukan karbohidrat tinggi yang umumnya ditemukan dalam kibble komersial.
Dengan memberi mereka raw food, Anda membantu tubuh mereka kembali ke pola makan yang lebih alami dan mudah dicerna.
Beberapa manfaat yang biasanya terlihat saat anabul mulai makan raw food antara lain:
Membantu masalah peradangan: Gula dan karbohidrat berlebih dalam kibble sering memicu peradangan (inflamasi) yang bisa muncul sebagai masalah kulit, telinga, atau pencernaan. Diet berbasis raw food membantu meredakan gejala ini dan membuat anabul lebih nyaman.
Energi lebih stabil: Karena pencernaan lebih efisien, nutrisi dari daging segar langsung terserap dengan baik. Hasilnya, hewan jadi lebih berenergi, aktif, dan tidak mudah lesu sepanjang hari (plus, pup lebih kecil dan padat!).
Kesehatan jangka panjang: Kibble diproses berulang kali dan sering mengandung pengawet atau produk sampingan. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada kesehatan. Dengan raw food yang segar dan transparan sumbernya, Anda memberi fondasi lebih baik untuk umur panjang dan kualitas hidup anabul.
Bonus—Pup lebih sedikit & tidak bau: Kedengarannya sepele, tapi ini adalah salah satu manfaat paling nyata. Karena makanan raw lebih diserap tubuh, hasil akhirnya lebih sedikit, lebih padat, dan jauh lebih tidak bau.
Ingin tahu lebih banyak tentang raw feeding, nutrisi, dan tips-tips lain seputar anjing dan kucing? Cek blog kami!
Panduan Transisi ke Raw Food🐾
Kami menyarankan transisi secara bertahap saat memulai pola makan raw untuk anabul.
Mulai dengan mengganti 20% dari porsi kibble/makanan kering dengan raw food. Lalu, tingkatkan porsi raw menjadi 50% pada hari ke-5 sampai hari ke-9, kemudian menjadi 80% pada hari ke-10 sampai hari ke-14 hingga mencapai 100% setelah 2 minggu.
Setiap anabul berbeda—ada yang butuh waktu lebih cepat, ada juga yang lebih lambat. Tanda transisi berjalan baik adalah jika pup tetap konsisten dan padat.
Beberapa anabul, terutama yang masih muda, bisa langsung beralih ke raw tanpa masa transisi. Namun, bagi sebagian besar anabul, cara bertahap ini adalah yang paling aman dan nyaman untuk pencernaan mereka.
Tidak jarang anabul mengalami pup agak lembek selama masa transisi awal. Jadi, bersiap untuk lebih sering membawanya keluar.
Anda bisa menambahkan slippery elm bark atau labu (pumpkin) untuk membantu mengeraskan pup. Ingat, tubuh mereka sedang belajar mencerna jenis makanan baru ini. Tetap konsisten, dan hasil positif akan segera terlihat!
Selalu mulai dengan satu jenis protein (ayam, kalkun, atau kelinci adalah pilihan yang bagus untuk pemula) dan kenalkan protein lain setelah satu minggu tidak ada masalah dengan pup maupun pencernaannya.
Protein baru juga sebaiknya diperkenalkan dengan cara yang sama—mulai dari 20% porsi makanannya—dan setelah terbiasa, usahakan rotasi 3–5 jenis protein.
Terakhir, hewan yang diberi raw food biasanya akan minum lebih sedikit air karena makanan mereka sudah memiliki kadar air yang lebih tinggi. Hal ini sepenuhnya normal.
Panduan Porsi Makan Raw Food⚖️
Porsi makan raw food tergantung pada berat, umur, dan tingkatan aktivitas anabul anda.
Silakan gunakan kalkulator porsi makan di bawah ini untuk mendapatkan rekomendasi porsi makan yang akurat:
Kalkulator Porsi Makan Raw Food
Hasil yang didapat dari kalkulator porsi makan raw food adalah porsi makan per hari dan harus disesuaikan dengan berapa kali anabul makan per harinya:
Anjing dewasa: 1–2 kali sehari.
Puppy: 2–4 kali sehari.
Kucing dewasa: 2 kali sehari.
Kitten: 2–3 kali sehari.
Contoh: jika rekomendasi porsi makan adalah 500 g per hari, Anda bisa membaginya menjadi 2 kali makan @ 250 g.
Panduan porsi makan raw food ini hanyalah rekomendasi umum. Selalu pantau kondisi tubuh dan berat anabul Anda dan sesuaikan porsinya bila diperlukan.
Panduan Penyajian Raw Food🍽️
Simpan beku di dalam freezer hingga siap disajikan.
Cairkan terlebih dahulu dengan merendam kemasan dalam air selama 30 menit – 1 jam, atau simpan di kulkas semalaman.
Jika ingin membagi porsi, cairkan terlebih dahulu, lalu bagi sesuai kebutuhan dan simpan kembali ke dalam freezer.
Sajikan langsung setelah dicairkan. Jika ada sisa makanan, bisa disimpan kembali di kulkas dan digunakan maksimal dalam waktu 2 hari.
Jangan dimasak atau dipanaskan ulang, karena raw food mengandung tulang halus yang 100% aman dalam keadaan mentah namun berisiko jika dimasak/dipanaskan.
Pastikan selalu menggunakan wadah bersih dan cuci tangan setelah menyiapkan makanan.
Ada pertanyaan?
Masih bingung soal porsi atau cara memberi raw food?
Jangan ragu untuk hubungi kami, tim Paw Packets siap membantu menjawab pertanyaan Anda.